Mengupas 5 Kandungan Zat yang ada dalam Air Gambut: Kenali Musuh WTP Anda!

Baca Juga : Proses Pengolahan Air gambut dengan Elektro Koagulasi dan Elektro Desinfektan
Perusahaan Water Treatment yang berpengalaman tahu bahwa karakteristik Air Gambut memerlukan strategi multi-tahap. Berikut adalah 5 kandungan zat kritis yang membuat Air Gambut unik dan sulit diolah.
1. Asam Humat dan Zat Organik Terlarut (DOC)
Ini adalah kandungan paling khas dalam Air Gambut. Asam Humat (Humic Acid) dan Asam Fulvat (Fulvic Acid) adalah makromolekul organik yang terlarut (Dissolved Organic Carbon / DOC).
- Penyebab: Molekul ini berasal dari pembusukan tumbuhan di lingkungan yang tergenang air (anaerobik).
- Dampak: Menyebabkan warna cokelat pekat (TDS warna tinggi) dan nilai COD (Chemical Oxygen Demand) yang tinggi. Lebih berbahaya, senyawa organik ini dapat bereaksi dengan Klorin selama desinfeksi, membentuk Trihalomethanes (THMs) yang bersifat karsinogenik.
Perusahaan Water Treatment harus menggunakan koagulasi yang sangat kuat atau proses oksidasi lanjutan untuk memecah dan menghilangkan Asam Humat ini.

2. Tingkat Keasaman (pH) yang Sangat Rendah
Air gambut dikenal asam. Nilai pH Air Gambut umumnya berkisar antara pH $3.0$ hingga $5.5$.
- Penyebab: Pelepasan ion Hidrogen ($\text{H}^+$) dari gugus karboksilat ($\text{-COOH}$) pada molekul Asam Humat.
- Dampak: Air menjadi korosif terhadap pipa dan logam. Secara operasional, pH rendah menghambat kerja koagulan kimia standar (Tawas/PAC) yang hanya efektif di pH netral atau sedikit asam.

Oleh karena itu, Perusahaan Water Treatment harus merancang tahapan pra-netralisasi menggunakan Alkali (Kapur atau Soda Ash) sebelum koagulasi, kecuali jika menggunakan Elektrokoagulasi yang dapat menaikkan pH secara simultan dan alami melalui reaksi di Katoda:
Reaksi Ion Hidroksida di Katoda:
3. Kandungan Besi ($\text{Fe}$) dan Mangan ($\text{Mn}$) Terlarut Tinggi
Air yang bersifat asam akan melarutkan logam dari tanah. Air Gambut mengandung kadar Besi ($\text{Fe}^{2+}$) dan Mangan ($\text{Mn}^{2+}$) terlarut yang tinggi.
- Penyebab: Kondisi asam melarutkan oksida logam. Ketika air dipompa ke permukaan dan kontak dengan Oksigen ($\text{O}_2$), logam ini teroksidasi menjadi bentuk oksida yang tidak larut ($\text{Fe}(\text{OH})_3$ dan $\text{MnO}_2$), menyebabkan air menjadi keruh (kuning kecokelatan) setelah beberapa saat.
- Dampak: Logam ini tidak hanya buruk untuk estetika, tetapi juga dapat menyebabkan pengendapan pada peralatan dan menghambat desinfeksi.
Perusahaan Water Treatment mengatasi ini dengan Aerasi, diikuti oleh Filtrasi menggunakan media khusus (Manganese Greensand atau Birm).
Baca Juga : 7 Jenis Bahan Kimia Untuk Boiler Water Treatment
4. Alkalinitas yang Sangat Rendah
Alkalinitas mengukur kemampuan air untuk menetralkan asam dan menjaga pH stabil (buffering capacity). Air Gambut memiliki Alkalinitas yang mendekati nol.
- Dampak: Karena tidak adanya buffer, pH Air Gambut sangat mudah berfluktuasi. Ketika koagulan berbasis asam (Tawas) ditambahkan, pH air akan anjlok secara drastis, sehingga koagulasi menjadi tidak efektif.
- Solusi: Perusahaan Water Treatment yang menangani Air Gambut harus selalu menambahkan Alkalinity Builders (seperti Kapur atau Soda Ash) untuk membangun buffer kimia yang cukup sebelum memulai proses koagulasi dan flokulasi.

PT ROFIS JAYA PERKASA menjamin Perusahaan Water Treatment Anda mendapatkan solusi dosing alkali yang tepat dan efisien.
5. Partikel Koloid Organik yang Stabil (Zat Warna)
Zat warna pada Air Gambut berasal dari koloid organik yang bermuatan negatif. Molekul ini saling tolak-menolak, membuat air stabil dan sulit dijernihkan.
- Dampak: Lolos dari penyaringan standar dan memerlukan destabilisasi muatan. Pengolahan ini tidak bisa hanya mengandalkan filtrasi.
- Solusi: Diperlukan koagulan yang memiliki muatan positif tinggi (seperti PAC atau ion $\text{Al}^{3+}$ dari EC) untuk menetralkan muatan koloid ini, memungkinkan partikel menggumpal menjadi floc yang kemudian bisa diendapkan atau disaring. PT ROFIS adalah Perusahaan Water Treatment yang menyediakan Jasa Water Treatment Boiler dan WTP khusus air gambut.
Baca juga : 7 Kualitas Suplayer Oil Skimmer
Air Baku Anda Asam dan Berwarna? Jangan Ambil Risiko!
Hubungi PT ROFIS JAYA PERKASA, Perusahaan Water Treatment Spesialis Pengolahan Air Gambut.
PT ROFIS JAYA PERKASA adalah Perusahaan Water Treatment yang menguasai teknik koagulasi, netralisasi, dan filtrasi berlapis untuk mengatasi Air Gambut yang paling menantang. Percayakan Perusahaan Water Treatment Anda pada PT ROFIS JAYA PERKASA. Kami menjamin Air Gambut Anda menjadi air bersih yang aman dan layak konsumsi.
Dapatkan Desain WTP Air Gambut Terbaik di Indonesia!
PT ROFIS JAYA PERKASA: Perusahaan Water Treatment Anda untuk Air Gambut yang Sehat!
PT ROFIS JAYA PERKASA adalah Perusahaan Water Treatment spesialis Air Gambut.
