Kontraktor WWTP Farmasi dan Kontraktor WWTP IPAL Pabrik Obat
Uncategorized

Pre-Treatment WWTP & WTP : Penggunaan Screen Filter

Hallo Kawan-kawan Olah-air.com

Kali ini kita akan sama-sama membahas sedikit tentang Screening.

Screening dalam pengolahan air, termasuk dalam tahap pre-treatment. Yakni tahapan yang bertujuan untuk memisahkan partikel partikel kasat mata dari air limbah. Sehingga nantinya pertikel-partikel tersebut tidak merusak peralatan yang ada di wwtp.

Baca Juga : Distributor Watermaker Indonesia : PT ROFIS JAYA PERKASA

Secara mudahnya, fungsinya buat menyaring benda-benda seperti batu, ranting kayu dan sampah-sampah. Sebagai contoh bisa lihat gambar dibawah ini :

Beberapa Jenis Screen Yang biasa digunakan antara lain :

Coarse Screen

diambil dari directindustry.com
 

Ukuran celah pada coarse screen biasanya berkisar antara 6 hingga 150 mm (Metcalf&Eddy, 2004). Dengan ukuran celah tersebut, coarse screen biasanya digunakan untuk menyingkirkan benda-benda berukuran besar. Coarse screen dapat dibedakan berdasarkan metode pembersihannya, yaitu secara manual (manually cleaned) atau mekanik (mechanically cleaned). Tipe manual, selain digunakan untuk melindungi peralatan di IPAL, juga dapat digunakan sebagai cadangan bagi tipe mekanik atau diletakkan pada saluran by-pass. Tipe mekanik adalah yang paling umum digunakan karena tidak memerlukan operator untuk membersihkan permukaannya.

Lihat Juga : Jual Watermaker Bergaransi: PT ROFIS JAYA PERKASA

Fine Screen

 

Fine screen memiliki ukuran celah kurang dari 6 mm (Metcalf&Eddy, 2004). Dengan ukuran celah yang kecil, fine screen tidak hanya digunakan sebagai instrumen dalam tahap pra pendahuluan, tapi juga sebagai unit pengolahan primer. Pemanfaatan fine screen dapat membantu penyisihan TSS sebanyak 15-30%, BOD sebesar 5-25%, lemak sebanyak 30-50%, dan padatan yang mengapung hingga 90% (wwdmag.com).

 

Pertimbangan Parameter dalam Memilih Screen yang Tepat :

 

  1. Kecepatan aliran maksimum dan minimum air limbah yang akan melewati screen
  2. Debit air limbah saat ini dan di masa yang akan datang
  3. Besarnya celah yang diperlukan
  4. Headloss yang melewati screen
  5. Penanganan material yang tertahan pada screen hingga pembuangannya
  6. Ketersediaan ruang
  7. Pola debit harian
  8. Karakteristik air limbah (dalam hal ini jenis/ukuran material yang akan melewati screen)
  9. Biaya instalasi dan operasional
  10. Lokasi pemasangan (indoor atau outdoor)
  11. Mekanisme pemantauan operasional screen
  12. Potensi timbulnya bau
  13. Bentuk dan model screen
  14. Material screen yang diperlukan

Baca Juga : 4 Faktor Kunci Memilih Watermaker Berkapasitas Tepat

Repot Bukan??? Ada Cara Lebih Mudah Untuk Memilih Alat ini , Yakni :

Jasa Over Houl02
Jasa Over Houl02

Pre-Treatment WWTP & WTP : Penggunaan Screen Filter sebagai Garis Pertahanan Pertama

Screen Filter Pre-Treatment WWTPDalam rekayasa pengolahan air, baik untuk limbah (Wastewater Treatment Plant / WWTP) maupun air bersih (Water Treatment Plant / WTP), tahap awal adalah kunci kelangsungan hidup seluruh sistem di hilir. Tahap ini, yang dikenal sebagai Pre-Treatment, bertujuan menghilangkan kontaminan yang paling besar dan abrasif. Di antara berbagai unit Pre-Treatment, Screen Filter (saringan) adalah garis pertahanan pertama yang paling vital. Mengapa unit ini begitu penting? Karena sampah, plastik, ranting, dan benda padat kasar lainnya dapat menyebabkan bencana mekanikal jika dibiarkan masuk ke sistem. Oleh karena itu, Screen Filter adalah komponen wajib dalam setiap Pre-Treatment WWTP dan WTP yang dirancang secara profesional.

Kegagalan pada Screen Filter akan mengakibatkan kerusakan serius pada pompa (High Pressure Pump), penyumbatan pipa, dan penurunan efisiensi proses sedimentasi. Memahami jenis dan perhitungan Screen Filter adalah langkah awal dalam merancang Pre-Treatment WWTP yang andal. PT ROFIS JAYA PERKASA merancang sistem screening yang kokoh, baik manual maupun otomatis, disesuaikan dengan debit dan karakteristik air baku Anda.

1. Fungsi Kritis Screen Filter dalam Pre-Treatment WWTP & WTP


Fungsi utama Screen Filter pada tahap Pre-Treatment adalah perlindungan mekanis dan hidrolik. Secara spesifik:

a. Perlindungan Peralatan Kritis

Benda padat kasar dapat merusak impeller pompa dan menyumbat nozzle pada tangki aerasi atau membrane housing. Screen Filter memastikan pompa-pompa berharga Anda, yang menjadi jantung sistem Pre-Treatment WWTP dan WTP, terlindungi dari abrasi dan kegagalan mekanis.

b. Pencegahan Penyumbatan (Clogging)

Di WWTP, sampah dan padatan seringkali terakumulasi di pipa, katup, dan saluran. Screen Filter menghilangkan materi ini di awal, menjaga aliran hidrolik air limbah tetap lancar dan mencegah clogging yang memerlukan downtime mahal untuk pembersihan.

2. Jenis-Jenis Screen Filter Berdasarkan Ukuran Bukaan


Screen Filter diklasifikasikan berdasarkan ukuran celah atau bukaan saringannya, yang menentukan seberapa halus penyaringan yang dilakukan. Dalam Pre-Treatment WWTP yang komprehensif, seringkali digunakan kombinasi dari beberapa jenis screen secara berurutan.

a. Coarse Screen (Saringan Kasar)

Memiliki bukaan lebar ($6 \text{ mm}$ hingga $150 \text{ mm}$). Biasanya berbentuk Bar Screen (batangan logam paralel) dengan kemiringan tertentu. Fungsinya adalah menghilangkan benda-benda paling besar (kayu, batu, sampah plastik besar). Coarse Screen ditempatkan paling awal, seringkali di saluran masuk utama (inlet channel).

Baca Juga : PT ROFIS JAYA PERKASA: Kontraktor WWTP Elektroplating Terbaik Berpengalaman

b. Fine Screen (Saringan Halus)

Memiliki bukaan yang lebih kecil (biasanya $< 6 \text{ mm}$). Fine Screen menghilangkan padatan yang lebih halus, seperti sisa makanan, serat, dan partikel yang lolos dari Coarse Screen. Fine Screen sering berbentuk Rotary Drum atau Step Screen yang mekanis dan beroperasi secara otomatis. Efisiensi Pre-Treatment WWTP sangat meningkat dengan adanya Fine Screen karena mengurangi beban padatan yang masuk ke unit selanjutnya.

c. Micro Screen (Saringan Mikro)

Digunakan di tahap pengolahan tersier atau polishing untuk menyaring partikel yang sangat halus (biasanya $< 0.5 \mu\text{m}$), seperti alga, bakteri, dan padatan koloid yang tersisa. Ini sangat penting jika air produk akan didaur ulang atau digunakan sebagai feed untuk membran ultrafiltrasi atau RO.

3. Perhitungan Teknis Screen Filter (Bar Screen)


Desain Bar Screen yang tepat harus memperhatikan kecepatan aliran air limbah di saluran. Kecepatan aliran harus dijaga cukup tinggi ($> 0.4 \text{ m/s}$) untuk mencegah pengendapan padatan di saluran sebelum screen tetapi tidak terlalu cepat untuk mencegah material menumpuk atau headloss yang berlebihan.

a. Perhitungan Kehilangan Tekanan (Head Loss)

Kehilangan tekanan (Head Loss, $h_L$) yang terjadi saat air mengalir melalui Bar Screen adalah parameter kritis. Head loss yang berlebihan dapat menyebabkan air meluap dari saluran. Rumus empiris yang digunakan dalam perhitungan hidrolik adalah:

Rumus Head Loss Bar Screen:

$$h_L = \beta \times \left( \frac{w}{b} \right)^{\frac{4}{3}} \times h_v \times \sin(\theta)$$

Di mana $w$ adalah tebal batang, $b$ adalah jarak antar batang, $\beta$ adalah faktor bentuk batang, $h_v$ adalah velocity head, dan $\theta$ adalah sudut kemiringan batang. Pre-Treatment WWTP yang baik meminimalkan $h_L$ sambil memaksimalkan penyaringan.

Apakah Screen Filter Anda Sering Menyebabkan Head Loss Berlebihan?

Hubungi PT ROFIS JAYA PERKASA untuk Desain Screen Filter Otomatis Berkapasitas Tinggi.


📞 Klik Disini untuk Konsultasi Pre-Treatment WWTP

4. Pembersihan Screen dan Pilihan Otomatisasi


Pembersihan Screen Filter dapat dilakukan secara manual (Hand-Cleaned) atau mekanis (Mechanically Cleaned).

a. Manual vs. Mekanis (Otomatis)

Pada WWTP skala kecil atau daerah dengan debit air limbah yang rendah, Bar Screen manual cukup memadai, dibersihkan oleh operator menggunakan garu (rake). Namun, untuk Pre-Treatment WWTP skala besar (industri atau komunal), Screen Filter mekanis otomatis (seperti Multi-Rake atau Step Screen) adalah keharusan. Screen mekanis memastikan pembersihan kontinyu, mencegah penumpukan sampah, dan menjaga $h_L$ tetap rendah.

b. Material Screen

Mengingat lingkungan korosif limbah cair, material Screen Filter umumnya terbuat dari Stainless Steel ($\text{SUS }304$ atau $\text{SUS }316$). Pemilihan material yang tepat oleh kontraktor sangat penting untuk menjamin ketahanan Screen dan mekanisme otomatisnya. PT ROFIS JAYA PERKASA, sebagai ahli Pre-Treatment, merancang sistem screening yang tahan lama dan sesuai dengan beban operasional Anda.

PT ROFIS JAYA PERKASA menawarkan solusi terintegrasi untuk Pre-Treatment WWTP dan WTP, mulai dari desain Bar Screen yang optimal secara hidrolik hingga pengadaan dan instalasi Fine Screen otomatis. Kami menjamin unit Screen Filter Anda efisien, meminimalkan downtime, dan melindungi seluruh instalasi di hilir.

Ingin Pre-Treatment WWTP yang Andalan dan Minim Perawatan?

Hubungi PT ROFIS JAYA PERKASA untuk Desain dan Instalasi Screen Filter Otomatis Terbaik!


➡️ Klik Disini untuk Solusi Pre-Treatment WWTP Profesional

PT ROFIS JAYA PERKASA menjamin Pre-Treatment WWTP Anda bekerja maksimal.

Bacaan terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *